Powered by Blogger.
Latest Post
Showing posts with label PERTAHANAN. Show all posts
Showing posts with label PERTAHANAN. Show all posts

KETIKA “ETIKA” DIDASARI PEMBENARAN BUKAN KEBENARAN MAKA HUKUM MENJADI GAMANG

Written By Unknown on Thursday, August 14, 2014 | 6:15 AM

.........Kita merasa tersakiti dengan praktek-praktek penyimpangan ketidakjujuran ketidak adilan yang diperlihatkan oleh penyelenggara pemilu, kita telah merasakan semua dan sebetulnya bila ada waktu kita bisa hadirkan puluhan ribu saksi dan saya sudah minta semua saksi-saksi itu untuk membuat testomoni tertulis dan di video seandainya pun tidak bisa diterima disidang ini harus kita beri pembelajaran kepada bangsa Indonesia.....
(Sambutan Pengantar sidang perdana MK-Prabowo Subianto)


Terjadinya pelecehan dari nilai dasar etika yaitu ketidakjujuran dan ketidak adilan menjadi nafas pernyataan tersebut diatas maka fakta-fakta yang terinfentarisasi dalam bentuk testomoni tertulis dan video menjadi pesan pembelajaran kepada bangsa Indonesia bahwa paraktek-praktek penyimpangan oleh penyelenggara pemilu telah dilakukan dengan kondisi sadar yang berdampak pada kerontokan etika dan moral.

Dan bila secara seksama kita mendengarkan rangkeyan pernyataan sambutan pengantar sidang perdana MK, maka Mahkamah Konstitusi di uji keperpihakannya dengan konstitusi Indonesia yang dimana konstitusi Indonesia tidak menganut sistem oteriter, fasis dan komunis begitu pula secara moral Mahkamah Konstitusi menjadi bagian yang membenarkan atau tidak dari prilaku terjadinya intevensi asing dalam proses PILPRES 2014.

Sikap konstitusional yang menjadi jalan untuk mencari keadilan dari a-etika penyelenggara pemilu menghantarkan Prabowo-Hatta melibatkan fungsi dan peran tanggungjawab DKPP.

Maka dapat dipastikan secara teori potensial keputusan DKPP menjadi strategis dalam pertimbangan putusan Mahkamah Konstitusi yang akan diputuskan nanti pada tanggal 21 Agustus 2014. Dengan itu keputusan DKPP menjadi ujung tombak eksistensi etika dan moral yang terbungkus dalam kode etik penyelenggara pemilu.

Walaupun DKPP menyatakan hasil putusan DKPP tidak akan mempengaruhi hasil pemilu “karena” DKPP yang dinilai adalah prilaku para penyelenggara pemilu.

Maka dengan ini Gerakan Kita Taruna Juang Indonesia TAJI menyatakan :
  1. Ketika penyelenggara pemilu telah melakukan tindakan a etika  ketidak jujuran dan ketidak adilan maka nasip etika dan moral sistem bangsa akan terkoyak dan ternistakan kedaulatannya sebagai bangsa.
  2. Ketika etika didasari pembenaran bukan kebenaran maka hukum menjadi gamang
  3. Ketika etika pembenaran dibenarkan maka kedaulatan rakyat akan terbunuh oleh kedaulatan uang, kedaulatan pemilik modal besar yang mejadi pengendali dibalik layar ataupun kedaulatan bangsa asing yang sangat berkepentingan terhadap hasil proses PILPRES 2014 dalam legalitas sistem Liberalisasi atas nama Fred Tred Area baik di tingkat kawasan pada tahun 2015 dan global di tahun 2020. #Selamatkan Indonesia



14 agustus 2014

TAJI Bersikap : DEMOKRASI KITA ADALAH KEDAULATAN RAKYAT

Written By Unknown on Thursday, August 7, 2014 | 7:48 PM

08 Agustus 1945

Kedaulatan Rakyat adalah sebuah rangkeyan kata yang tidak muncul serta merta begitu saja tanpa sebuah sejarah yang panjang.

Kedaulatan Rakyat adalah bukan rangkeyan kata pemanis dan memperindah pernyataan sebuah sikap politik kebangsaan balaka.

Karena Kedaulatan Rakyat ternyatakan tegas berdiri dengan pijakan dasar :
Anti Penjajahan yang tertuang dengan perjalanan sejarah panjang Indonesia merdeka dimana ternyatakan dalam Pembukaan UUD 1945 dalam alenea......,

Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.

Eksistensi kemerdekaan Negara Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur yang tertegaskan dalam penegasan alenea Pembukaan UUD 1945 ......,

Dan perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Rasa syukur menggapai cita-cita sebagai bangsa yang merdeka terlepas dari bangsa terjajah dalam penegasan alenea Pembukaan UUD 1945......,

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.

Bentuk dan jati diri sebagai bangsa negara Indonesia dalam menjalankan Pemerintahan Indonesia dan KEDAULATAN RAKYAT dipertegas dalam alenea ini Pembukaan UUD 1945.....

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan Kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jadi sangat jelas kedudukan Kedaulatan Rakyat menjadi sangat penting dari maksud dan tujuan cita-cita Indonesia sebagai bangsa negara MERDEKA yang keberlangsungannya mengikuti perkembangan jaman dalam proses sistem pemerintahan demokrasi Indonesia yang telah dikomitmenkan bersama. Demokrasi yang membunuh kedaulatan rakyat maka demokrasi tersebut telah menghianati pondasi-pondasi konstitusi Indonesia yaitu Pembukaan UUD 1945 berarti juga menghianati eksistensi Kemerdekaan Indonesia yang ternyatakan dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 yang juga serta merta menghianati Pancasila sebagai falsafah bangsa dan Idiologi negara, yang dimana menjadi rangkeyan sejarah konsesus nasional.

Itulah pengertian gerakan kita Taruna Juang Indonesia (TAJI) mengartikan serta menginterpretasikan Pengantar Prabowo Subianto dalam sidang perdana gugatan Pilpres 2014 di Mahkamah Konstitusi.

Majelis Hakim yang Mulia “NASIP BANGSA INDONESIA SESUNGGUHNYA BERADA DI SIDANG MAHKAMAH KONSTITUSI”  (Prabowo Subianto)
Karena telah terjadi fakta diantara lain :

  1. Ada seorang ibu yang ingin menggunakan hak suaranya di intervensi ketika ingin memilih no. 1 di bendungan hilir,
  2. Ratusan TPS dapat terjadi nol dan dimenangkan oleh salah satu pihak, hal ini di korea saja masih diberi kan suara 80% - 99% ini 100 %. Ini sudah menjadi Fasis, Komunis, Otoriter maka dengan itu tantangan bagi Mahkamah Konstitusi, bahwa Prabowo menyampaikan gugatan ini telah hadir suatu faham yang sangat betentangan dengan Konstitusi kita.
  3. Upaya Pembongkaran kotak suara
  4. Ketua-ketua partai pasangan no 1 rumahnya di bakar,
  5. Ketua Partai pasangan no 1 dikeroyok segerombolan pemuda,
  6. Dibanyuwangi rumah saksi pasangan no 1 di bakar,
  7. Ada tindakan negara-negara asing yang mengundang bupati dan walikota Indonesia dan mempengaruhi serta mengintervensi terhadap pilpres 2014

Maka dengan ini Gerakan Kita Taruna Juang Indonesia bersikap :
  1. Putusan sidang Mahkamah Konstitusi dalam sengketa PILPRES 2014 bukan berbicara menang-kalah pasca penetapan rekapitulasi nasional oleh KPU pada tanggal 22 Juli 2014.
  2. Putusan sidang Mahkamah Konstitusi akan menentukan wajah Konstitusi Indonesia karena harus menimbang fakta strategis untuk konstitusi bangsa yaitu terjadinya kemenangan 100 % terhadap salah satu pasangan calon di ratusan TPS. Karena konstitusi kita bukan konstitusi otoriter, fasis dan komunis.
  3. Mengecam Intevensi asing terhadap proses Demokrasi Indonesia yang berkomitmen terhadap Kedaulatan Rakyat.
  4. Dan dengan tegas gerakan kita mengingatkan bahwa bangsa negara Indonesia adalah bangsa yang telah merdeka dan berdaulat dan sebagai bangsa negara yang anti akan penjajahan di atas dunia baik itu secara konvensional melalui angkatan perang maupun secara inkonvensional melalui tangan-tangan gelap berbasis penyesupan Intelejen.


Apakah ini yang Mempengaruhi Keadaan Indonesia

Written By Unknown on Friday, July 25, 2014 | 3:02 PM

Sekuritas bisa diperjualbelikan, dan merupakan instrumen keuangan yang berjangka panjang, maka penerbitannya dilakukan di pasar yang disebut sebagai pasar modal. Sedangkan kegiatan perdagangannya dilakukan di bursa. Dan mempengaruhi apa dan bagaimana Situasi dan Kondisi suatu NEGARA, dari Ekonomi hingga Politik.
Tetapi Pasar SAHAM tidak ada di Pasar Tanah Abang (Jakarta), Pasar Atas dan Pasar Lereng (Bukittinggi), Pasar Klewer (Solo), Pasar Induk Gedebage (Bandung)...
Kita sama-sama tau, siapa dan bagaimana kalangan mana yang biasa bermain saham di indonesia!!!

Bukankah Ini yang Mempengaruhi SAHAM di Indonesia:

Berikut adalah Situasi Pasar Saham dari tanggal 22 Juli 2014 – 23 Juli 2014:

22  Juli 2014, 15.50 wib : Indeks Saham di Bursa Anjlok

23 Juli 2014, 12.33 wib IHSG dan Rupiah Membaik Usai Keputusan KPU

Bukankah Telah Kita Ketahui Sebelumnya:
Apa yang Membuat AS melunak
http://taruna-juang.blogspot.com/2014/06/apa-yg-membuat-as-harus-melunak-ya_7683.html

Berikut Adalah Negara-negara yang Mengucapkan Selamat Atas Terpilihnya Jokowi-Jusuf Kalla, yang seharusnya Ucapan Selamat yang Disampaikan Negara Tetangga dan Negara Sahabat itu Pasca Pelantikan di tanggal 20 Oktober 2014

1.    USA
2.    Australia
3.    Malaysia
4.    Singapura
5.    Jepang
6.    Inggris
7.    Kanada
8.    Komisi Eropa
9.    Brunai Darusalam

Dan apa maksud Obama Mengajak Jokowi Bertemu Dalam Forum APEC di RRC

Jangan bunuh Pemimpin Bangsa kami !!! karna rakyat yang memilih dan generasi yang menghendaki #SelamatkanIndonesia #IndonesiaBangkit

Written By Unknown on Tuesday, July 22, 2014 | 3:43 AM



Kepada seluruh saudara2 pendukung setia Prabowo-Hatta,
kita tidak usah terlalu risau dan bimbang dengan hasil rekap KPU, karena KPU bukanlah peluit akhir dari pilpres, hasil akhir ada di MK. Info/data berikut ini mohon disimak sebagai indikator:

Jend. Budiman sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) diberhentikan secara mendadak oleh Bapak SBY.


Tim Ahli IT mendampingi penyidik Mabes Polri terhadap 37 Hackers yang kebanyakan dari China menggelembungkan suara di Rekap C1 dari separuh Pemilih Golput dari Kecamatan yang ada di Jateng, Jatim, DIY, SULUT dan Papua dengan jumlah Jutaan suara untuk Capres Tertentu. Berita Acara Penyidikan Kejahatan Penggelembungan Suara Capres Tertentu di 5 Propinsi sudah ditandatangani oleh KABARESKRIM POLRI. Tadi malam langsung dibawa ke Bawaslu & KPU.

Bahwa Formulir C1 merupakan DOKUMEN PALING OTENTIK untuk melakukan penghitungan suara (mulai tingkat kelurahan ke atas). Formulir C1 inilah yang digunakan oleh para petugas saksi untuk me-rekap hasil perolehan suara.

KPU menunda pengumuman hasil pilpres yang tadinya direncakan pagi menjadi sore hari ini pukul 16.00 WIB.

Mohon do'a untuk kemenangan Prabowo-Hatta demi keselamatan negeri ini dari campur tangan jahat kekuatan asing dan dari manapun.
" Indonesia adalah Bangsa yang Merdeka dan Berdaulat, rakyat yang memilih dan generasi yang menghendaki #SelamatkanIndonesia #IndonesiaBangkit #BukanBangsaKacung "

Kami tidak buta dan kami pastikan bahwa gerak kami adalah Operasi #SelamatkanIndonesia , #IndonesiaBangkit

Written By Unknown on Monday, July 21, 2014 | 3:57 AM

Tahukah kita dengan Kejadian ini :

Kondisi terakhir kemarin, kamis 17 Juli 2014 ada ledakan gas di bawah tanah tepatnya di seberang Polda Metro Jaya yang bertepatan persis di atas Mall Pacific Place di daerah Gatot Subroto. Hampir 1hari full tutup.
Silahkan di baca link berikut : http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/07/17/269593755/SBY-Klaim-Mampu-Tengahi-Perselisihan-#


Dan kamis siang menjelang mlm tingkat kemacetannya luar biasa Begitu juga soal ada gangguan arus listrik di bawah tanah depan KPU yg mengakibatkan mati lampu dan sempat menganggu "proses" penghitungan rekapitulasi suara. 
Kembali kami di ingatkan sejarah hari ini 21 Juli 1947 yaitu Agresi Militer I Belanda dengan hampir seminggu ini tangan2 gelap asing "telah" melakukan INTERVENSINYA. 
Jadi Sikap kita tidak berubah #SelamatkanIndonesia karena kita bangsa yang merdeka dan berdaulat. Mari kita INGAT bersama hari ini 21 Juli 1947 sebagai agresi militer 1 lalu ada apa dengan perhitungan rekapitulasi KPU di Juli 2014 dan esok akan di umumkan.

Dan Fakta hari ini adalah kembali Perhitungan Suara KPU berubah dan kembali ketika Pihak Prabowo menantang falidasi data C1 http://www.intelijen.co.id/kubu-prabowo-hatta-siap-adu-data-c1-dengan-kpu/


AGRESI MILITER BELANDA I
Operasi militer Belanda di Jawa dan Sumatera terhadap Republik Indonesia yang dilaksanakan dari 21 Juli1947 sampai 5 Agustus 1947. 
Tujuan Belanda melakukan serangan atas RI yang dimulai sejak 21 Juli 1947 ialah penghancuran RI. Untuk mencapai tujuan tersebut, Belanda tidak bisa melakukannya sekaligus, karena itu pada tahap pertama Belanda harus mencapai sasaran sebagai berikut: 
  1. Politik, yaitu pengepungan ibukota RI dan penghapusan RI dari peta (menghilangkan de facto RI)
  2. Ekonomi, yaitu merebut daerah-daerah penghasil bahan makanan (daerah beras di Jawa Barat dan Jawa Timur) dan bahan ekspor (perkebunan di Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera serta pertambangan di Sumatera)
Agresi militer Belanda yaitu serangan yang dilakukan oleh Belanda kepada Negara Republik Indonesia. Kurang lebih satu bulan setelah kemerdekaan Indonesia, tentara sekutu datang ke Indonesia. Dalam pendaratannya di Indonesia, tentara sekutu diboncengi NICA ( http://taruna-juang.blogspot.com/2014/06/sekilas-sejarah-sekutu-membonceng-nica.html ). 

Selain bermaksud melucuti tentara Jepang, tentara sekutu membantu NICA mengembalikan Indonesia sebagai jajahannya. dengan bantuan sekutu, NICA ingin membatalkan kemerdekaan rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia tidak mau dijajah lagi. Rakyat Indonesia tidak mempunyai pilihan lain untuk mempertahankan kemerdekaannya, kecuali dengan bertempur sampai titik darah penghabisan. Di sebagian besar wilayah Indonesia, tentara Sekutu dan NICA harus menghadapi perlawanan pejuang-pejuang Indonesia. Perjuangan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaannya, menyadarkan tentara Sekutu bahwa bangsa Indonesia tidak dapat dikalahkan hanya dengan kekuatan senjata. 

Apakah yang membuat ini berbeda, antara 21 Juli 1947 dengan 21 Juli 2014... Apakah Intervensi ASING tak memiliki kepentingan terhadap Indonesia Saat ini, untuk mengingat silahkan dibaca :
  1. http://taruna-juang.blogspot.com/2014/06/apa-yg-membuat-as-harus-melunak-ya_7683.html
  2. http://taruna-juang.blogspot.com/2014/07/quick-count-membunuh-harapan-suara.html
  3. http://taruna-juang.blogspot.com/2014/07/pencekalan-video-fakta.html
Jadi Sikap kita tidak berubah #SelamatkanIndonesia karena kita bangsa yang merdeka dan berdaulat.

Quick Count = Membuka Penjajahan Asing di Indonesia

Written By Unknown on Monday, July 14, 2014 | 1:12 PM







Salam Persatuan Indonesia,
Kita tidak ingin Bangsa Indonesia dipecah BELAH, Semua berhak tau apa yang terjadi, Hiduplah Indonesia Raya..!!!

Sikapi Pilpres, Forum Keluarga Besar Mahasiswa dari berbagai Kampus Gelar AKSI « IndonesiaBicara – Jurnalisme Independen Rakyat Indonesia
http://indonesiabicara.com/sikapi-pilpres-forum-keluarga-besar-mahasiswa-untuk-bangsa-gelar-aksi/

Percaya Quick Count Sama Saja Buka Pintu Asing dalam Rubah Opini Publik
http://t.co/NafOoM7V7C

Dianggap Pecah Belah Bangsa, Mahasiswa Kritik Quick Count
http://t.co/i3Xq6gjcqu

Rakyat Indonesia Diminta Tidak Terprovokasi Quick Count
http://t.co/uQUh36KjB5

Mahasiswa Ambil Sikap Situasi Politik di Indonesia
http://www.teraspos.com/berita-%E2%80%8Bmahasiswa-kembali-pada-pancasila-dan-uud.html



Quick Count Membunuh Harapan Suara Rakyat dan Membuka Pintu Gerbang Penjajahan

Salam kemerdekaan terhadap intervensi asing!!

Baru saja kita melakukan pesta demokrasi dengan memilih calon pemimpin Bangsa Indonesia untuk 5tahun kedepan. 9 Juli 2014 merupakan torehan tinta sejarah bagi Rakyat Indonesia dalam menentukan nasibnya bukan hanya untuk diri sendiri melainkan untuk generasi - generasi selanjutnya, apakah kita tetap ingin merasakan penderitaan yang terjadi selama ini ataukah kita ingin melepaskan belenggu penjajahan yang sudah mengeruk habis SDA dan SDM kita karena kehendak perubahan Bangsa ini hanya bisa ditentukan oleh kita sendiri sebagai Bangsa Indonesia.

Dan kita adalah bangsa yang merdeka, tidak ada bangsa lain yang bisa menjajah bangsa kita!
Pemilihan umum saat ini memunculkan beberapa prediksi - prediksi hasil perhitungan suara yang dikeluarkan oleh beberapa lembaga survei atau yang biasa kita kenal dengan Quick Count.

Dengan terindikasi pemaksaan opini dengan legitimasi – legitimasi yang ada, Quick Count saling memamerkan keakuratan datanya masing - masing, menjadikan Quick Count sebagai patokan dalam menentukan siapa pemenang pemilihan presiden tanpa berpatokan dengan Real Count yang dikeluarkan oleh KPU. Ditambah, kurangnya penilaian obyektif dan terlihat memihak yang diberitakan beberapa media baik elektronik maupun cetak. Inilah yang menjadi salah satu pintu masuk intervensi asing dalam mengubah opini publik yang seakan - akan pemenang Quick Count berarti dia yang menjadi pemenang Pemilu. Fakta ini diperkuat pernyataan dukungan Negara – negara terhadap kemenangan salah satu calon presiden berpijak kepada kemenangan suara di salah satu wilayah negara.

Dengan situasi yang tercipta atas penggiringan opini publik hasil  Quick Count menyebabkan gejolak atmosfer politik di Indonesia menjadi memanas dan mendorong pihak keamanan menaikan status siaga 1 bagi daerah - daerah yang berpotensi timbul konflik perpecahan. Harus dipahami, data yang dipamerkan oleh Quick Count hanya mengambil sampling dari beberapa TPS saja bukan dari seluruh TPS yang tersedia, ini yang membawa Bangsa ini berpotensi terpecah dan timbul konflik horizontal yang notabene Quick Count tidak cocok dengan budaya perpolitikan di Indonesia. Padahal, kitasama - sama mengetahui di dalam Pancasila butir 3 disebutkan "Persatuan Indonesia".
Kedatangan kami di Bunderan HI adalah sebagai panggilan anak bangsa kepada masyarakat atas derasnya intervensi asing dalam politik Indonesia. Berdirinya kami disini karena kami bersetia untuk tetap melawan setiap pola - pola yang akan mengakibatkan konflik perpecahan antara sesama Rakyat Indonesia.

Sikap kami karena kami masih tetap terus menyakini bahwa bangsa ini akan tetap utuh bila menjunjung tinggi eksistensi proklamasi 17 Agustus 1945 dimana kita sebagai bangsa yang merdeka,
Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, 
Pancasila sebagai falsafah dan Ideologi negara bukan sebagai pilar bangsa,
Berdikari dibidang ekonomi, berdaulat dibidang politik dan berkepribadian di bidang budaya (Trisakti Kemerdekaan).

Maka dari itu kami bersikap:
  1. Kita adalah bangsa yang merdeka sesuai apa yang termaktub didalam ruh teks proklamasi kemerdekaan.
  2. Kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, oleh sebab itu segala bentuk penjajahan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
  3. Dengan kesadaran akan kesejahteraan, persatuan dan keadilan sudah seharusnya Rakyat Indonesia tidak terprovokasi atas upaya - upaya adu domba, sama halnya saat bangsa belanda memecah belah Nusantara yang kita kenal dengan politik devide et impera.
  4. Bahwa adanya Quick Count, sama saja kita membuka pintu pihak asing dalam merubah opini publik yang seolah - olah hasil Quick Count lebihakuratdibandingkan Real Count dari KPU.


Forum Keluarga Besar Mahasiswa untuk Bangsa

Prabowo Paparkan Ancaman Terbesar dari Luar Negeri

Written By Unknown on Monday, June 23, 2014 | 11:17 AM

Calon presiden nomor satu, Prabowo Subianto, memaparkan beberapa ancaman dari luar dan dalam negeri yang bisa dihadapi oleh Indonesia.

"Ancaman terbesar dari luar negeri saya lihat bahwa ada negara-negara lain tertentu yang akan mengklaim wilayah nasional kita, di laut maupun berbagai pulau," tutur dia, saat debat capres mengenai politik internasional dan ketahanan nasional, di Holiday Inn, Jakarta, Minggu (22/6/2014).

Menurut dia, hal ini harus siap dihadapi oleh Indonesia, di mana Indonesia merupakan negara terbesar. Oleh karena itu, kemiskinan yang selalu didengungkannya, terutama kekuasaan bangsa Indonesia atas kekayaan alamnya harus dikuatkan.

"Tidak dikuasainya oleh bangsa sendiri kekayaan alam kita, kita tidak punya tabungan kekayaan nasional untuk mengurangi wilayah kemiskinan negara kita," tambah dia.

Capres nomor urut satu ini juga menyinggung soal kedudukan pemerintah saat melihat ada pihak yang mengklaim pulau-pulau di Indonesia.

"Kalau ada orang yang mengklaim pulau dan menduduki bahkan bisa enggak kita menangkalnya. Itulah yang saya maksud politik luar negeri adalah cermin dalam negeri kita. Kalau rakyat makmur dan punya kemampuan baru dihormati, kalau lemah kita akan diganggu, kalau kita kuat akan dihormati," tuntasnya.

Prabowo: 12 Tahun Lagi Indonesia Bisa Impor 100 Persen Minyak Bumi

Harus ada presiden yang mempunyai visi dan misi soal energi yang memberikan solusi soal keberlangsungan persediaan energi nasional.

Dalam orasinya di depan komunitas pasar modal, calon presiden Prabowo Subianto memperingatkan Indonesia terancam krisis energi 12 tahun mendatang. Indonesia akan mengimpor minyak bumi 100 persen dari asing.

Prabowo menjelaskan harus ada presiden yang mempunyai visi dan misi soal energi yang memberikan solusi soal keberlangsungan persediaan energi nasional. Sebab Indonesia membutuhkan banyak energi.

Hal itu dikatakan dia di depan praktisi dan pelaku pasar modal Indonesia di Hotel Ritz-Carlton SCBD Jakarta, Jumat (20/6). Dia menjelaskan presiden terpilih harus mendapatkan sumber energi baru.

"Jika tak ada sumber energi terbarukan maka mendorong Indonesia impor 100 persen gas bumi pada 34 tahun mendatang. Tak hanya itu, Indonesia juga akan mengimpor batu bara dalam 79 tahun ke depan. Mengimpor minyak bumi 12 tahun lagi," paparnya.

Prabowo mempunyai solusi untuk mengembangkan sektor pertanian dengan memperbanyak kantong bio teknologi seperti teknologi pengolahan air. Dengan begitu, sistem panen Indoesia akan naik karena bisa meningkatkan masa panen.

"Pemanfaatan bioteknologi dan water teknologi, kita bisa panen tiga  kali. Non tropis hanya satu kali panen," jelas Prabowo.

8 AGENDA DAN PROGRAM NYATA III UNTUK #SELAMATKANINDONESIA PRABOWO-HATTA

Written By Unknown on Saturday, June 21, 2014 | 7:59 AM



III. MEMBANGUN KEMBALI KEDAULATAN PANGAN, ENERGI DAN SUMBERDAYA ALAM

1. Mencetak 2 juta hektar lahan baru untuk meningkatkan produksi pangan antara lain beras, jagung, sagu, kedele dan tebu yang dapat mempekerjakan lebih dari 12 juta juta orang; dan mempercepat pengembangan inovasi dan teknologi untuk meningkatkan produktifitas pertanian rakyat, terutama tanaman pangan (termasuk hortikultura), peternakan dan perikanan, melalui penambahan dana riset sebesar Rp 10 triliun dari APBN selama 2015-2019, termasuk membangun Demplot Peningkatan Produktifitas Pertanian Rakyat di setiap Kabupaten mulai tahun 2015, disesuaikan dengan pengembangan koridor ekonomi MP3EI.

2. Mendorong pembangunan industri pengolahan pangan, peternakan dan perikanan yang berdaya saing tinggi, melalui antara lain pemberian insentif fiskal dan atau pembiayaan kepada BUMN dan patungan BUMN-swasta.

3. Mendorong peningkatan produksi dan konsumsi protein yang berasal susu, telur, ikan, dan daging.

4. Mencetak 2 juta hektar lahan untuk aren, ubi kayu, ubi jalar, sagu, sorgum, kelapa, kemiri dan bahan baku bioetanol lainnya dengan sistem tumpang-sari yang dapat mempekerjakan lebih dari 12 juta orang, dengan berbagai pola pengusahaan seperti perusahaan BUMN-rakyat maupun patungan BUMN-swasta; dan memberikan prioritas pada pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN), serta energi-bio dan energi terbarukan pada umumnya; yang diikuti kebijakan kewajiban pemakaian biodiesel yang dinaikkan bertahap.

5. Membangun pabrik pupuk area dan NPK baru milik petani dengan total kapasitas 4 juta ton.

6. Menjamin harga pangan yang menguntungkan petani, peternak, dan nelayan, sekaligus terjangkau konsumen, melalui sinergi kebijakan harga dan stok.

7. Mengembalikan tatakelola migas nasional sesuai Pasal 33 UUD 45 dengan penyelesaian revisi UU Migas.

8. Membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi dan air dengan kapasitas 10.000 MW dan melaksanakan penyediaan listrik nasional mencapai ratio 100 persen sampai tahun 2019.

9. Mendirikan kilang-kilang minyak bumi, pabrik etanol dan pabrik DME (pengganti elpiji) serta infrastruktur terminal penerima gas dan jaringan transmisi/distribusi gas baik oleh BUMN dan atau swasta.

10. Memperluas konversi penggunaan BBM kepada gas dan energy terbarukan dalam pembangkit listrik PLN; melakukan investasi langsung untuk peningkatan kapasitas, pemeliharaan, dan peremajaan infrastruktur transmisi dan distribusi listrik guna meningkatkan kehandalan pasukan; serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya air dan pembangkit listrik mikrohidro bagi pemenuhan listrik daerah-daerah terpencil.
 
11. Mengurangi subsidi BBM khusus terhadap orang kaya melalui mekanisme pajak dan cukai, serta membangun sistem subsidi energi yang lebih tepat sasaran dan lebih berkeadilan.

Pilihan Anda

Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.
Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.

@TarunaJuang2014

 
Support : TARUNA JUANG INDONESIA | #TAJI #SelamatkanIndonesia | Taruna Juang
Copyright © 2013. Taruna Juang Indonesia - All Rights Reserved
TARUNA JUANG INDONESIA Creating Website Published by TARUNA JUANG INDONESIA
Proudly powered by Blogger